Waduk Waru
yang terletak di Gunung Batu Desa Sesulu berdiri sejak tahun 1992 yang
diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Tana Paser sekarang Pemerintah Kabupaten
Penajam Paser Utara kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sehingga sampai
saat inimenjadi aset Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur. Waduk Waru
berfungsi sebagai saluran irigasi untuk para petani yang ada di sekitar Desa
Bangun Mulya (Pemekaran dari Kelurahan Waru), Desa Sesulu dan Kelurahan Waru
yang mayoritasnya masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani.
Seiring
dengan perkembangan jaman, kebutuhan masyarakat dan daya tarik waduk waru yang
sangat eksotis karena hamparan air yang luas yang langsung terhubung dengan
sungai. Sehingga pada tahun 2008 waduk waru menarik perhatian salah satu
investor dari wilayah Penajam Paser Utara yaitu Suyanto, S. Pd, MM, menggali
potensi waduk waru selain sebagai sarana irigasi dan tempat berenang umum,
menambah wahana bermain seperti flying fox, banana boat, sepeda air berbentuk
hewan angsa.
Keunaikan lain dari waduk waru adalah disekitar
waduk terdapat budidaya ikan keramba terapung dan tempat pemancingan umum dan
pengunjung pada waktu sore hari dapat menikmati sunset yang indah. Karena
letaknya yang jauh di pedalaman perkampungan dan infrastruktur jalan yang masih
kurang memadai menjadikan kawasan wisata alam ini jarang mendapatkan kunjungan
dan belum dikenal luas oleh masyarakat luas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar